Tabir Kematian NDR Terungkap, PMII Mataram Apresiasi Kerja Cerdas Kasat Reskrim Polresta Mataram
Teka-teki di balik kasus pembunuhan tragis yang menimpa mahasiswi Universitas Mataram (Unram) berinisial NDR akhirnya berhasil dipecahkan oleh aparat kepolisian. Menyambut kabar baik ini, Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Mataram memberikan apresiasi dan penghormatan yang tinggi kepada Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, S.T.K., S.I.K., M.Si., atas kinerja cerdas, taktis, dan terukur timnya dalam menangkap sang pelaku.
Kasus hilangnya nyawa saudari NDR sempat menjadi pukulan berat sekaligus menebarkan rasa was-was di tengah masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa dan civitas akademika di Kota Mataram. Kecepatan dan ketepatan jajaran Satreskrim Polresta Mataram dalam meringkus pelaku tidak hanya menjawab keresahan publik, tetapi juga menjadi bukti nyata hadirnya aparat kepolisian dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi warganya.
“Kami dari PC PMII Kota Mataram sangat salut dan berterima kasih atas kerja keras, kerja cerdas, dan gerak cepat dari Bapak Kasat Reskrim beserta seluruh tim. Pengungkapan kasus ini dalam waktu yang terbilang singkat benar-benar melegakan hati kami semua, sekaligus membuktikan bahwa polisi kita bekerja dalam senyap namun menghasilkan tindakan nyata yang sangat presisi,” ujar Muhammad Sapiin selaku Sekretaris PC PMII Kota Mataram.
Sapiin menilai, kepemimpinan AKP I Made Dharma Yulia Putra dalam mengomandoi penyelidikan kasus ini patut dijadikan teladan. Dedikasi tanpa kenal lelah yang ditunjukkan oleh jajaran Reskrim Polresta Mataram dalam mengumpulkan teka-teki bukti di lapangan hingga berhasil menciduk pelaku, mencerminkan profesionalitas Polri yang seutuhnya dalam melayani dan mengayomi masyarakat luas.
“Sebagai sesama bagian dari keluarga besar mahasiswa di Kota Mataram, kami merasakan duka yang sangat mendalam atas kepergian almarhumah NDR. Karena itu, kami mendesak agar proses hukum selanjutnya berjalan tegak lurus, dan pelaku diberikan hukuman yang seberat-beratnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku agar keadilan benar-benar ditegakkan,” tegas Sapiin.
Lebih lanjut, PC PMII Kota Mataram menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal jalannya kasus ini hingga tuntas di meja hijau. Kehadiran elemen mahasiswa sebagai mitra kritis kepolisian diharapkan mampu memastikan transparansi proses peradilan, sehingga pihak keluarga korban dan masyarakat luas bisa melihat bahwa keadilan tidak pandang bulu.
Sebagai penutup, PC PMII Kota Mataram berharap sinergi dan kinerja positif yang telah ditunjukkan oleh Polresta Mataram ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi ke depan. Tragedi ini diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan Kota Mataram yang lebih aman, nyaman, dan ramah bagi para pelajar maupun mahasiswa yang sedang menuntut ilmu dari berbagai daerah.

