Sampah Dapur MBG Al Jabar Darek 4 Diduga Dibuang ke Sungai, Warga Keluhkan Pencemaran

LOMBOK TENGAH – Aktivitas dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) Al Jabar Darek 4 di Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, dikeluhkan warga. Sampah yang diduga berasal dari dapur tersebut dibuang ke aliran sungai di sekitar lokasi.

Keluhan disampaikan salah seorang warga berinisial SH. Ia menilai pembuangan sampah ke sungai berpotensi mencemari lingkungan dan berdampak langsung kepada masyarakat sekitar.

“Kalau dapur membuang sampah ke sungai, tentu ini pencemaran lingkungan. Dampaknya masyarakat yang kena,” ujar SH kepada wartawan.

Menurut SH, pengelolaan sampah dari aktivitas dapur seharusnya dilakukan dengan baik dan tidak dibuang ke sungai. Pasalnya, sungai merupakan bagian dari lingkungan yang dimanfaatkan warga dan berada dekat dengan aktivitas masyarakat.

Persoalan ini juga mendapat sorotan dari Ketua Koalisi Aktivis untuk Transparansi (KUAT) NTB, Lukmanul Hakim.

Ia meminta adanya pemeriksaan terhadap dugaan pembuangan sampah dapur ke sungai. Menurutnya, jika terbukti, tindakan tersebut harus segera dihentikan karena berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.

“Kami meminta pihak terkait turun mengecek kondisi di lapangan. Kalau benar ada sampah dapur yang dibuang ke sungai, tentu ini harus dihentikan,” kata Lukmanul.

Lukmanul menegaskan, pengelolaan sampah dan limbah merupakan bagian penting dalam operasional dapur MBG. Ia menilai jangan sampai program yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat justru menimbulkan persoalan lingkungan bagi warga sekitar.

KUAT NTB juga meminta Badan Gizi Nasional (BGN) mengevaluasi Dapur MBG Al Jabar Darek 4 terkait sistem pengelolaan sampah dan limbahnya.

“Kami meminta semua dapur yang tidak memenuhi syarat harus disuspend dulu, sampai persoalan lingkungan dan pengelolaan limbahnya benar-benar diselesaikan,” tegasnya.

KUAT NTB berencana melayangkan laporan resmi kepada instansi terkait pada Kamis mendatang, agar dugaan pembuangan sampah ke sungai dapat ditindaklanjuti dan diperiksa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola Dapur MBG Al Jabar Darek 4 terkait dugaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *